Friday, November 24, 2017

header web2

Articles

Irit Bagian Dari Financial Planning

Category: Latest

Aih Irit?

Kayaknya norak mau ngebahas masalah irit.  masalah gengsi niyy hehehe.

Biarlah. Daku penulis nya gak gengsi kok. Ngapain gengsi tapi ujungnya banyak utang dan ga punya tabungan?

Berawal dari Revi yang membeli buku keluarga irit. Lucu sekali bukunya dalam bentuk komik dan bisa mendidik anak menjadi pribadi yang menghargai sumber daya. Baik itu sumber daya alam maupun sumber daya Dompet.  :)

Revi dan bunda berlomba membaca buku ini. Dan saling mengingatkan untuk menerapkan berbagai tips hidup irit.

Saya senang Revi sudah punya kesadaran untuk prihatin dan berusaha hidup sederhana. Walaupun sebenernya hal ini sangat kontradiksi dengan papanya. Papanya kadang ngomel  kalau saya berusaha irit terhadap pengeluaran.

Bagi papa, semua kebutuhan Revi harus dipenuhi dengan baik dan kualitas bagus. Kadang harus bermerek. Sedangkan Saya selalu mengajarkan kepada Revi untuk mensyukuri semua yang dimiliki dan diterima.

Oh iya saya irit bukan berarti penghasilan saya minim.

Tapi saya berusaha melatih diri dan Revi untuk hidup sederhana dan apa adanya.

 

Kalau bisa banyak menabung kenapa harus dihamburkan?

Dan terlebih penting. Kalau saya bisa irit saya bisa membantu banyak orang di sekitar saya.

Bagi saya irit tidak sama dengan Pelit.

 

Irit kalau dalam bahasa Inggris adalah Cheapskate.

Ternyata di luar negri sana banyak orang yang berusaha irit loh. Dan sangking extreme nya mereka punya tips aneh  yang saya juga ga mau melakukan nya. Karena bagi saya irit ada batasnya euy. Kalau mau lihat versi irit nya, bisa nonton  seri  Extreme Cheapskate di youtube.

Mmmm, saya perhatikan kalau orang di Indonesia terutama di Jakarta, banyak orang tidak berusaha irit. Baik itu irit energi, sumber daya maupun irit uang. Betul-betul konsumtif loh. Yang lucu kadang dia penghasilannya minim tapi bisa beli Android. Atau masih bisa ajak keluarga setiap minggu ke restoran fast food di mall.

Itu mah kelas kroco ya?

Yang kelas middle up ceritanya lain dong. Mereka sanggup menghabiskan Rp 100.000 per hari untuk ngupi2 atau sekedar hang out di kafe bareng teman.

Rp 100.000? Mungkin makan buat dua orang dah ludes.

 

Sama kok sama saya

Hahaha

 

Kadang kalau urusan perut. Suka lupa ama program irit.

 

Yang lucu saya dah berusaha irit dan mengatur keuangan sedemikian rupa supaya tidak boros. Tapi diujung hari saya sendiri yang memboroskannya. Ancurrrr

 

hahahaha

*pembaca ngakak dewwwh

 

So.

Jadi irit adalah bagian dari Financial Planning?

Iya dong ayah, bunda!

 

Tapi ingat ya. Hanya dengan irit. Anda tidak bisa kaya.

Irit harus dibarengi dengan Investasi

 

Uang yang Anda irit jangan ditaruh di bank terus. Akan kemakan inflasi dong. Tapi investasi kan uang Anda. Supaya tujuan finansial Anda tercapai.

 

Syarat Invest yang aman adalah sbb:

1. Perusahaan Oke

2. Produk Oke

3. AGENNYA Oke

 

So. Berani irit? Ya berani Invest di asuransi Manulife ya! Mari Ayah bunda. Saya bantu ya.

Ih norak deh. Pake promo segala.

Hahaha.

 

Tapi serius nih. Ditunggu telp atau WA nya yeee.

 

Cheers,

 

Devi Dimitra Maksum
Unit Manager J. Gamma Fortuna
Tel/WA. 08551027107

Email: This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

 

banner termlife

CONTACT INFO

Devi Dimitra Maksum
Unit Manager J. Gamma Fortuna

-- term life specialist --

 

Email: devidimitra@gmail.com
Phone/WA: 08551027107
Pin BB: 519747D0

Nomor Lisensi AAJI = 11305385

 

 

Video Portfoliokita

Klik link di bawah ini untuk lihat VIDEO penjelasan dari materi-materi di Web Ini.

ME AND MY CLIENTS

Photo Flipbook Slideshow Maker