Wednesday, April 25, 2018

header web2

Asuransi Syariah

Dana Pendidikan Shock-Therapy

Category: Latest

Bunda, Terima Kasih sudah daftarkan Revi sekolah

Revi mengucapkan kata-kata itu dengan ketulusan dan kepolosan seorang bocah kecil. *Saya jadi terharu

Revi(anak saya) sekarang sudah berumur 6 tahun. Tidak terasa waktu berlalu, dari dia masih bayi, dan sekarang beranjak ke usia sekolah dasar. Saya merasa bahagia bisa menyekolahkan Revi di sekolah idamannya, dan dia memang kepingin sekali sekolah disitu. Alhamdulilah, dengan penuh perjuangan selama tahun 2011, saya kumpulkan sedikit-sedikit uang pangkal untuk masuk ke SD.

Waktu pertama kali, saya jadi agen Manulife Financial, saya terkena shock-therapy yang hebat, dan ternyata sangking hebatnya, bisa mengubah gaya hidup saya. Alhamdulilah, sebagian kecil dari tujuan saya sudah tercapai karena shock-therapy tersebut.

Inilah shock-therapy yang dilakukan oleh Manulife dan Manager di atas saya (Dini).


= Saya disuruh menghitung perkiraan dana pendidikan anak dengan formulir Dana Pendidikan Anak yang disediakan oleh Manulife.

Mulai dari SD, SMP, SMA dan Kuliah. Dengan perkiraan inflasi dan jenis sekolah yang saya inginkan untuk Revi.


Waktu hasilnya keluar, saya terbengong-bengong.. rasanya mau pingsan deeeh. Dan waktu saya tunjukkan hasil hitungan saya ke suami, suami terkejut dan kepingin pingsan juga.. hahahaha :)

tapi daripada pingsan bersama, kami sepakat, bahwa dana pendidikan tidak bisa diciptakan begitu saja. Kami harus mulai menabung sejak saat itu. == dan saat itu Revi berusia 3 tahun.

Di tahun itu, penghasilan suami hanya bisa menghidupi kami bertiga, dan kami masih banyak hutang kartu kredit dan KPR. Saya sendiri blum bisa menyumbang banyak ke keuangan keluarga, karena hasil jual-beli komik bekas, honorer dosen, dan jual coklat blum memadai.

Dengan ke-miniman yang kami miliki, kami memaksakan diri untuk menabung di asuransi pendidikan untuk persiapan dana pendidikan, dan membeli asuransi jiwa+kesehatan untuk suami. Karena kami tidak mau menghadapi kenyataan REVI TIDAK SEKOLAH.

Tidak adil untuk anak kami, apabila dia tidak memperoleh kesempatan kuliah di S1, sementara kami orang tuanya pernah kuliah di S1.

Walaupun sedikit, kami memutuskan membeli asuransi pendidikan dari Manulife, dengan return bunga yang tidak begitu banyak. Dan seiring waktu kami menambah budget tabungan lewat reksadana, dan logam mulia.

Semoga, smua yang saya dan suami rencanakan dapat terwujud, dan Revi bisa menjadi anak yang sholeh dan bermanfaat bagi orang di sekitarnya. Amin.


Nah di bawah ini berdasarkan hitungan saya saat ini, dengan mengikuti cara hitungnya mbak Ligwina Hananto.

SMP
Biaya Saat ini Masuk SMP 20,000,000
Jangka Waktu Menabung 6
Perkiraan Biaya di tahun tersebut 46,261,215
Tabungan Per bulan 642,517
SMA
Biaya Saat ini Masuk SMA 20,000,000
Jangka Waktu Menabung 9
Perkiraan Biaya di tahun tersebut 70,357,526
Tabungan Per bulan 651,459
Kuliah S1
Biaya Saat ini Masuk Kuliah 100,000,000
Jangka Waktu Menabung 12
Perkiraan Biaya di tahun tersebut 535,025,011
Tabungan Per bulan 3,715,451
TOTAL TABUNGAN PER BULAN 5,009,427

Saya sudah membayar asuransi pendidikan per tahun = Rp 4.2juta, dan saya ikut reksadana MSSA Rp 300ribu per bulan, Logam Mulia = Rp 1juta per bulan. Blum lagi asuransi jiwa untuk suami dan atas nama saya.

kita fokuskan di dana pendidikan ya.

Ternyata.. per bulan saya hanya menabung untuk anak saya sebesar = Rp 1.650.000, dengan dipecah ke beberapa bagian.

Dan.. itu blum cukup. :(

hik...

tapi saya mampunya baru segitu.  Gapapa yaaa. jangan diomelin! agen asuransi yang menyarankan begitu banyak produk keuangan, baru bisa nabung segitu.



Di awal-awal saya menjadi agen Asuransi, saya berusaha menawarkan asuransi pendidikan ke teman-teman lama saya, bahkan kepada keluarga saya. Tapi justru mereka menolaknya dikarenakan hal di bawah ini

1. Dana pendidikan bisa disiapkan pada saatnya nanti, misalkan mau masuk SD, kita kumpulkan di saat mau masuk SD. Atau mau masuk Kuliah, dikumpulkan pada saatnya nanti, toh masih lama 15 tahun lagi kan? (ini yang anaknya umur 3 tahun saat ini)

2. Dana pendidikan tidak bisa disiapkan karena blum ada budget untuk menabung, kehidupan sangat minim.



= oke, di bawah ini komentar saya mengenai keberatan mereka, maaf yaa pembaca!

Ingat dong, siapa yang saya tawarin asuransi ini? Mereka adalah teman-teman saya, yang semuanya adalah middle-class! Artinya income mereka rata-rata Rp 3juta- Rp 10juta, atau ada yang incomenya lebih. Jadi mereka bukan low-class, yang masih mikirin bagaimana harus makan hari ini.

keberatan pertama:

1. Dana pendidikan bisa disiapkan nanti === iya sih, kalau dana pendidikan masuk TK dan SD, mungkin bisa menyusul! Masuk TK mungkin sekitar 2juta-5juta, dan masuk SD, sekarang ada yang gratis, kalau mau agak keren dikit, bisa masuk ke SD yang uang pangkalnya sekitar 5juta-15juta.

masih kuat deeh untuk nanggung biaya masuk SD.

tapi Pak, Bu.. kalau masuk Kuliah, Anda tidak bisa main-main, harus disiapkan sejak sekarang, bahkan ketika anak baru lahir! Dana kuliah sedemikian besarnya, apabila Anda beranggapan bisa disiapkan NANTI! berarti Anda hanya punya waktu 3 tahun setelah masuk SMA kelas 1, untuk mengumpulkan dana pendidikan masuk kuliah.

huaaaaa! tiga tahun? -- apa gak stress tuh?


Tanggapan untuk keberatan kedua

2. Belum ada Budget! alias blum ada uang tersedia.

Hah? yang benar aja? -- bisa tuh beli Black Berry, beli AC (padahal bisa pakai kipas angin), dan yang tidak masuk diakal, bisa beli PSP!

yang menakjubkan, smua itu dicicil 12 kali, alias 1 tahun.

Tapi menyicil biaya pendidikan anaknya == blum ada budget!


**PLUK. PLUK. PLUK.
(Saya ditimpuk dari belakang ama pembaca)

Maappp maaappp..  *sembah-sembah

saya gak nyindir Anda kok! diiih.. ngerasa ya? hehehe.  ;)

== back to topic.



OK, Mereka, teman-teman saya, mempunyai resiko besar sekali! Yaitu Anak mereka tidak sekolah!

tapi saya gak bilang gitu ke mereka, entar saya dimusuhin ama teman saya dong.. aah.. saya kan cuma kasih solusi dan melakukan shock-therapy, kalau dia-nya KEBAL, mau bilang apa? saya tidak akan bicara lagi, dan setelah saya melakukan shock-therapy tapi tidak berhasil, biasanya saya akan diam, dan tidak pernah lagi membicarakan mengenai produk yang saya tawarkan kepada dia.


Saya sih cuma senyum-senyum aja kok, bahkan saya mendoakan agar mereka dapat rezeki yang berlimpah, dan pencari nafkah keluarga tetap sehat wal afiat, sehingga tujuan keluarganya tercapai.


It's their family, their beloved-child, their decision!



so, sekarang saya mau tanya ke Anda! sudahkah Anda menyiapkan dana pendidikan untuk anak Anda yang lucu itu.

Saya bisa menawarkan solusi dana pendidikan dari sisi asuransi.
= MANULIFE VALUE PROTECTOR
= PRO GRADUATE (tradisional)
= STUDY LINK
= BERKAH SAVE LINK


berikan saya nama, tgl lahir dan status merokok. (orang tua), dan data anak. Nanti kita bisa diskusikan mana paling sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan Anda.

Jangan tunda-tunda aah, sekarang hubungi saya ya!
Cheers,
Devi Dimitra Maksum
== TERM LIFE SPECIALIST ==
Unit Manager J Gamma Fortuna
Tel 08551027107, 70969027, 087878781427
Email: This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
Pin BB: 29e01b46

banner termlife

CONTACT INFO

Devi Dimitra Maksum
Unit Manager J. Gamma Fortuna

-- term life specialist --

 

Email: devidimitra@gmail.com
Phone/WA: 08551027107
Pin BB: 519747D0

Nomor Lisensi AAJI = 11305385

 

 

Video Portfoliokita

Klik link di bawah ini untuk lihat VIDEO penjelasan dari materi-materi di Web Ini.

ME AND MY CLIENTS

Photo Flipbook Slideshow Maker