Friday, June 22, 2018

header web2

ME AND MY CLIENTS VER 2

Solusi Keuangan Keluarga

Category: Latest

Memilih asuransi dan solusi keuangan keluarga, memang agak repot. Karena setiap keluarga punya pandangan yang berbeda dalam mengatur keuangannya.

Rancangan yang ada dalam artikel ini adalah salah satu dari sekian banyak solusi. Jadi jangan terpaku dengan satu ide ini yah, bisa saja Anda memilih jalan lain dengan menggunakan jenis asuransi yang berbeda.


Saya mencoba merangkum diskusi dari setiap klien yang mengambil PRO ACTIVE PLUS atau PRO LIVING ABSOLUTE sebagai proteksi penghasilan mereka.

 


ide pertama yang harus mampir di kepala Anda, adalah:

KEPALA KELUARGA Haruslah yang punya asuransi terlebih dahulu! Jadi sisihkan sebagian dari penghasilan Anda untuk membayar ASURANSI JIWA MURNI. (bukan unit link)

Asuransi Jiwa murni ini bisa dipilih yang jenisnya:
- term life  
- whole life

dari kedua jenis di atas, fungsinya jelas sama persis, yaitu melindungi penghasilan kepala keluarga. Istilah gampangnya: UANGNYA KELUAR KALAU TERTANGGUNG MENINGGAL!


Di Manulife kan ada dua produk utama yang jenisnya tradisional ini, yaitu PRO ACTIVE PLUS (term life) dan PRO LIVING ABSOLUTE (whole life).


Jangan lupa, Anda punya asuransi jiwa, tapi ada hitungan Uang Pertanggungan yang harus dimiliki oleh kepala keluarga. Artinya gak sembarangan pilih UP dong!

Cara menghitungnya mudah kok

Uang Pertanggungan = Pengeluaran per bulan x 12 x 10


oke, kalau Anda sedang menimbang-nimbang mana yang terbaik untuk Anda dan keluarga, saya sarankan minta kedua produk ini diberikan preminya dengan UP yang sama, atau acuannya dengan budget yang sama, dapat berapa sih di PRO ACTIVE PLUS dan PRO LIVING ABSOLUTE

ini contoh CASE-ku di bulan Desember, namanya samaran aja ya.. si Bimo usia 26 tahun ingin punya asuransi jiwa tradisional. Waktu diskusi aku coba kasih pertimbangan dua alternatif.

Bimo - Usia 26 Tahun, Non Smoker

Perbandingan menggunakan UP yang sama.

PRO LIVING ABSOLUTE
PRO ACTIVE PLUS
UANG PERTANGGUNGAN Rp 1.000.000.000 Rp 1.000.000.000
PREMI Rp 9.644.200 Rp 3.540.000
Masa Pembayaran 20 tahun 20 tahun
Masa Perlindungan Hingga Usia 99 tahun Sampai Usia 55 tahun
Nilai Tunai dijamin ADA Premi tidak kembali
Jenis Asuransi WHOLE LIFE TERM LIFE
Medical Test Ada Ada

 

Perbandingan menggunakan budget premi yang sama, sekitar Rp 3.5 juta per tahun.

PRO LIFE PLUS PRO ACTIVE PLUS
UANG PERTANGGUNGAN Rp 500.000.000 Rp 1.500.000.000
PREMI Rp 3.457.800 Rp 3.540.000
Masa Pembayaran 20 tahun 20 tahun
Masa Perlindungan Hingga Usia 99 tahun Sampai Usia 55 tahun
Nilai Tunai dijamin ADA Premi tidak kembali
Jenis Asuransi WHOLE LIFE TERM LIFE
Medical Test Ada Ada

 

melalui diskusi cukup panjang, istri Bimo lebih suka yang bayar 20 tahun, kemudian tidak akan bayar lagi di tahun-tahun berikutnya, ditanggung selamanya. Akhirnya Bimo memutuskan untuk ikut PRO LIFE PLUS 20 tahun, UP Rp 1.5 Milyar dengan premi Rp 9.6juta

 

oke, kenapa saya menawarkan PRO LIFE PLUS dengan bayar 20 tahun?

beberapa di antara pembaca, rasanya sudah eneg duluan dengernya yah? apaaaa bayar 20 tahun? cicilan rumah aja cuma 15 tahun sampe stress bayarnya.. loh kok ini bayarnya 20 tahun.

 

begini loh. Saya jelaskan mengenai  KEUNTUNGAN MASA PEMBAYARAN.

Jika Anda membayar selama 20 tahun sampe lunasss, berarti Anda mendapat keuntungan : BISA MENCICIL PREMI dan mendapat UANG PERTANGGUNGAN yang BESAR.

Sekarang, ini Keuntungan kedua: Jika Anda baru bayar 10 tahun dan meninggal dunia, maka keluarga Anda BEBAS PREMI dan mendapat santunan sebesar Rp 1.5 Milyar, padahal Anda baru bayar 1/2 dari premi.

Memang sih, PRO LIFE PLUS cukup besar dalam membayarnya.. tapi setelah bayar 20 tahun, tidak perlu membayar lagi. :)

itu kan solusi yang dipilih Bimo. karena dia suka dengan PERLINDUNGAN MASA PEMBAYARAN yang 20 tahun itu. Kalau klien saya yang lainnya, lebih suka bayar premi sedikit dapat UP besar, dan kalau  sehat wal afiat uangnya hangus.

 

Jadi tiap orang pilihannya bisa berbeda-beda, dengan  tujuan yang sama ya.

 

 

dah beres kan satu ide,
sekarang ide berikutnya


Apakah Anda sudah punya asuransi kesehatan?
Kalau Anda sudah di-cover oleh perusahaan, artinya sebagian resiko sudah ada yang menanggung, tapi kalau tidak di-cover sama sekali, itu PR Besar untuk Anda dan pasangan, berarti Anda harus punya anggaran untuk bayar asuransi kesehatan.


Asuransi kesehatan bisa dicari dan dibanding-bandingkan di internet, banyak sekali yang menawarkannya.

Jangan lupa, asuransi kesehatan biasanya dinamakan RAWAT INAP. Jadi bisa di-klaim kalau klien masuk rumah sakit, tapi tidak bisa di-klaim kalau klien hanya sakit flu dan ke dokter. Itu mah namanya Rawat Jalan!

dannn.. Rawat Jalan di Manulife hanya ada di GLH (Group Life and Health), tidak ada di asuransi kesehatan individu.


Di Manulife, Asuransi Rawat Inap untuk individu, dinamakan HOSPITAL BENEFIT dan HEALTH SAFE, bisa dipilih disesuaikan dengan budget yang tersedia.

Asuransi kesehatan ini hanya bisa dibeli bersamaan dengan asuransi jiwa murni, atau asuransi unit link. Untuk keterangan lebih lanjut, coba cek artikelnya yang berhubungan dengan HOSPITAL BENEFIT dan HEALTH SAFE ya.



Pos berikutnya Dana Pendidikan untuk Anak Tersayang


Anda sudah punya anak? kalau belum, mungkin tidak usah repot memikirkan dana pendidikan. Tapi kalau sudah punya anak, atau berencana punya anak, Anda harus adil terhadap anak Anda! Dia harus bisa menikmati Apa yang Anda nikmati saat ini!

Anak tersayang Anda, harus punya kesempatan bersekolah dan kuliah seperti Anda dong!

Anda bisa saja membelikan produk unit-link buat si kakak, tidak ada yang melarang loh! Di bawah ini adalah solusi dari saya pribadi ya,

- beli produk endowment seperti PRO KIDS atau PRO SISWA PLATINUM

dan dikombinasi dengan

- beli reksadana saham


produk endowment hanya menjaga kepastian dari dana yang kita tabung, tetapi untuk mengalahkan inflasi, kita sisihkan sebagian uang kita ke reksadana.



masih ada uang lebih?


Yang paling terakhir, tapi patut dipikirkan adalah dana pensiun. Please deh, kebanyakan dari kita, masih sibuk menghidupi life style saat ini, dan tidak pernah menabung untuk masa tua.


Saya pribadi, baru bisa menabung di PRO DANA PLUS dari Manulife dengan UP Rp 50.000.000, ah tidak besar sih..

malu juga, karena baru di usia 34 tahun menabung untuk masa pensiun, yang penting dah sadar deh ya!!

itu kemampuan saya sekarang, untuk sisanya saya coba simpan di logam mulia dan reksadana saham.

Kalau Anda usianya lebih muda dari saya, saya sarankan uangnya dipecah menjadi dua arah, dimasukkan ke

1. asuransi endowment
2. Reksadana SAHAM


di Manulife, program dana pensiun namanya GOLDEN PROTECTOR, dengan UP minimum Rp 200juta. Programnya jenis endowment, berarti preminya besar,

dan uangnya keluar di waktu-waktu tertentu di masa pensiun.


sekarang kasus lain, Anda sudah berusia lebih dari 40 tahun, dan sudah mendekati masa pensiun?

kata orang bijak - Tidak ada kata terlambat. Masih sempat kok! dicicil aja deh, yang penting nabung.

nah loh, itu mah kata orang bijak, kata saya mah lain...

"Pak pak.. ini udah telat nabungnya, sabar ya liat preminya yang tinggi."

Reksadana yang dicicil 500ribu per bulan, sudah bukan perencanaan yang tepat untuk Anda. Sekarang Anda harus benar-benar menyisihkan sebagian besar income, untuk dana pensiun. Bisa jadi, Anda harus membayar puluhan juta untuk disisihkan langsung ke dana pensiun.

kalau umur Anda 40-45, waktu Anda masih ada 10 tahun untuk menabung, itu pun dengan budget tabungan  30juta-40juta per tahun.

kalau umur Anda 46-50, waktu Anda hanya sekitar 5 tahun untuk menabung, bisa dibayangkan tabungannya harus di atas 70 juta per tahun.

abis gimana dong? kan usia pensiun 55 tahun, pengennya di usia itu Anda sudah leha-leha, dapat duit dan tidak mikirin bagaimana harus bekerja menghidupi keluarga.

ini pelajaran bagi Anda yang masih muda, sisihkan penghasilan Anda untuk menabung dana pensiun, Anda bisa membayar premi asuransi Golden Protector atau terjun langsung di reksadana saham.



heeem, kalau dilihat solusi dari perencanaan keuangan di atas, kebanyakan tidak menggunakan asuransi unit-link.

Lah!!! itu kan solusinya saya, kalau Anda tidak sependapat, dan  mengganggap lebih cocok unit-link, boleh aja kok!


Please deh! terserah Anda loh! itu duit-duit Anda. Saya hanya berikan ide mengenai perencanaan keuangan Anda yang baik, tapi tetap Anda yang merasakan keuntungan dan kerugian dari keputusan Anda. :)


-- aih aih. mulai galak nih eneng. *kata pembaca


Yang patut diperhatikan, menabung untuk dana pendidikan dan dana pensiun, tidak cukup dengan hanya menabung di bank, bisa habis uang kita dimakan inflasi!

kadang, masih aja pada gak mudeng.. dikasih ide baik dengan hasil OPTIMAL, masih aja pengen belok kesana.. belok kesini.. hehehe, ujung2nya..

eeeeh bener juga nih bu Devi. *pikir pembaca

ada klien yang pernah bicara seperti ini:

"unit-link ternyata tidak memberikan hasil yang optimal ya Bu."


yaaaa.. kalau memang mau hasil optimal, bahkan MAKSIMAL! langsung nyemplung di REKSADANA atau LOGAM MULIA atau PROPERTI! itu malah keren hasilnya!


oke kita rumuskan solusi di artikel ini ya

1. Pisahkan fungsi asuransi dan investasi, alias jangan beli unit link! Beli asuransi jiwa untuk kepala keluarga terlebih dahulu.

2. Beli asuransi kesehatan jika dirasa perlu! kalau sudah di-cover oleh kantor, pertimbangkan lagi "apakah harus beli asuransi kesehatan sekarang?"

3. Pilih asuransi pendidikan sesuai dengan budget dan tujuan Anda, kalau memang tidak suka asuransi, pilih Reksadana saham untuk melipat gandakan uang Anda. Atau pakai solusi saya, pilih kombinasi dari asuransi dan reksadana dan bukan asuransi unit-link.

4. Dana pensiun bukan prioritas utama, tapi kalau Anda tidak pernah menyisihkan uang untuk dana pensiun. Lupakan saja hidup nyaman di kala usia senja, dan sambut hari depan dengan penuh semangat tetap bekerja sampai usia berakhir. Kalau memang Anda ingin hidup kaya raya dan nyaman, sisihkan uang gaji dari sekarang secara kontinyu.



ah sekarang jangan bingung kelamaan, tentukan langkah Anda dengan pasti, dan hubungi saya untuk mendaftar asuransi yang sesuai untuk Anda.

Saya bisa membantu menerangkan tentang reksadana sedikit saja, tapi proses pendaftaran tetap harus datang ke Manulife euy!

tau kan ya? daftar Reksadana seperti daftar rekening di Bank, sekali datang, kemudian transaksi berikutnya bisa dikirim lewat transfer atau autodebet.


TEMAN-TEMAN.. *berseru keras
SIAPKAH  Menyosong masa depan nan gemilang?

SIAPPPPPPP !!! *sahut pembaca serentak

cheers,

 

Devi Dimitra Maksum
Manulife Financial
Tel 08551027107, 70969027
Pin BB : 25855389

banner termlife

CONTACT INFO

Devi Dimitra Maksum
Unit Manager J. Gamma Fortuna

-- term life specialist --

 

Email: devidimitra@gmail.com
Phone/WA: 08551027107
Pin BB: 519747D0

Nomor Lisensi AAJI = 11305385

 

 

Video Portfoliokita

Klik link di bawah ini untuk lihat VIDEO penjelasan dari materi-materi di Web Ini.

ME AND MY CLIENTS

Photo Flipbook Slideshow Maker